Jumat, 23 Januari 2009

GAME

Bagi para penggemar RPG, nama developer Level-5 cukup disegani. Memulai debutnya dengan game Dark Cloud, mereka kemudian dikenal lebih lanjut antara lain lewat Dark Chronicle, Rogue Galaxy, dan Dragon Quest VIII. Kini, sembari menunggu penyelesaian Dragon Quest IX, yang berpeluang besar jadi game terlaris sejagat, mereka baru saja menuntaskan game Shirokishi Monogatari.

Game Shirokishi Monogatari (artinya kira-kira "legenda ksatria putih") digarap oleh Level-5 di bawah label Sony Computer Entertainment Inc., untuk mesin PlayStation3. Game ini mengadopsi konsep serial Phantasy Star Online milik Sega, yaitu kompilasi antara game offline dan game online.

Pemain mengawali petualangan secara offline, berperan sebagai seorang remaja bernama Lenard dari kerajaan Balandor. Suatu hari, ia menghadiri pesta perayaan kedewasaan Puteri Cisna. Tapi, pesta tersebut terganggu oleh serangan pasukan yang menamakan diri Wizard. Meski Lenard dan pasukan kerajaan berupaya menyelamatkannya, Cisna berhasil diculik.

Sementara itu, dalam perjuangan menghadapi musuh di dalam istana, Lenard tidak sengaja menemukan artefak misterius yang membuatnya berubah wujud menjadi Shirokishi. Dengan wujud baru yang jauh lebih besar daripada manusia normal, Lenard memukul mundur pasukan Wizard. Berikutnya, setelah kembali ke wujud semula, Lenard pun menyiapkan diri bertualang untuk menyelamatkan Cisna.

Tapi, itu tidak akan mudah, terutama karena Dregias, pemimpin pasukan Wizard, mampu berubah wujud menjadi Kurokishi (ksatria hitam) yang ukurannya tidak kalah dengan Shirokishi. Dalam game ini, makhluk berwujud bongsor akan bermunculan. Bahkan, akan ada makhluk semacam penyu raksasa yang di punggungnya terdapat sebuah kota kecil.

Game ini memperkenalkan sistem baru yang disebut Function Palette. Sebelum pertempuran, pemain menyiapkan teknik-teknik tempur yang akan digunakan dalam suatu bidang semacam palet. Dari situ, pemain akan leluasa memilihnya di tengah laga. Teknik tersebut cukup bervariasi, mulai dari teknik individual hingga teknik kerja sama dengan karakter lain.

Di tiap pertempuran, pihak protagonis terdiri dari empat karakter. Satu dikendalikan secara manual, sisanya digerakkan oleh AI. Pemain boleh memilih siapa yang akan dikendalikan. Teknik kerja sama antarkarakter cukup unik, misalnya satu karakter memegangi musuh, sementara rekannya melancarkan serangan.

Dengan terhubung ke internet, pemain bisa mencari empat pemain lain dari berbagai penjuru dunia untuk bermain bersama. Bisa saling berhadapan, bisa juga bekerja sama. Item yang didapat dari segmen offline bisa digunakan dalam segmen online, dan sebaliknya. (ray)



* Laga Para Jagoan Final Fantasy
* Jajaran Karakter Sepanjang Zaman
* Phantasy Star Online untuk DS
* Pertemuan Conan dan Kindaichi
* Inkarnasi Parappa Rappa
* Majalah EGM Tamat
* Rilis Game
* Hidup di Balik Topeng
* Did You Know
* Sutradara Gintama Resign
* Staf HagaRen Telah Terbentuk
* Cross Game Masuk TV
* Perayaan Lima Dekade Kiprah Manga dan Anime Mecha Klasik Tetsujin 28
* Pilihan FMV CG atau Anime
* Unsur Permainan Inovatif
* Hati Jadi Tema Utama
* Bertemunya Dua Dunia Legendaris
* Ragnarok Online di Genggaman Tangan
* FF VII Advent Children Versi Blu-Ray
* Sekuel Makaisenki Disgaea

Rabu lalu (14/1), majalah Weekly Shounen Sunday mengumumkan rencana adaptasi manga Cross Game menjadi serial anime. Bila tak ada aral, anime tersebut naik tayang musim semi 2009.

Cross Game, buah karya Adachi Mitsuru, mengisi Shounen Sunday sejak 2005. Hingga tulisan ini diturunkan, sebanyak 13 volume tankoubon-nya telah dirilis. Nyaris bersamaan dengan mengudaranya serial anime, Adachi akan memulai kembali manga Cross Game yang saat ini tengah hiatus.

Tokoh utama Cross Game adalah Kitamura Kou, anak pemilik toko olahraga Kitamura Sports. Suatu hari, Kou berkenalan dengan anak-anak keluarga Tsukishima yang menjalankan usaha batting center. Sebuah tragedi menyebabkan Kou berhenti bermain baseball. Tapi, minat Kou terhadap baseball nggak pernah luntur. Perlahan-lahan, Kou mulai mau kembali menekuni olahraga yang dicintai itu.

Adachi sukses mengukir namanya sebagai mangaka yang serialnya paling banyak diadaptasi selama lima tahun terakhir. Cross Game merupakan manga kelima Adachi sekaligus manga baseball ketiga setelah Touch dan H2 ya Bersiap Membakar Jakarta
Lamb of God adalah tipe band yang suka membuktikan kegaharannya secara live lewat tur. Seperti biasanya, band metalcore itu mengadakan konser tur keliling dunia sebelum albumnya rilis.

Mereka tak mau menggembar-gemborkan album lewat kata-kata. "Wrath bukan album yang butuh dipublikasikan berlebihan. Tak perlu berita yang bombastis untuk mengangkat pamornya. Fans akan merasakan sendiri kedahsyatannya lewat konser kami," ujar Chris Adler, sang drummer.

Amerika, Eropa, Australia, dan Asia akan dibakar dengan groove metal yang mereka bawakan. Hanya dua negara di Asia yang mendapatkan kehormatan itu. Mereka hanya akan "mengobrak-abrik" Indonesia dan Jepang.

Jadwalnya, Lamb of God akan menggetarkan Senayan, Jakarta, pada 9 Maret 2009. Kenapa Indonesia? Semua itu tak lepas dari campur tangan lembaga survei Indonesia, AC Nielsen. Mereka menerbitkan laporan bertajuk Survei Musik Rock di Jakarta pada 2006.

Menurut laporan tersebut, hampir semua (84,7 persen) anak muda seumuran SMP dan SMA di Indonesia mengenal dan sangat suka musik Lamb of God. ng dianimasikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar